Mengejar Mimpi

Posted on: 17st juni 2010 by: kim raden seoull

Semua impian kita dapat menjadi nyata, jika kita memiliki keberanian untuk mengejarnya.

All our dreams can come true, if we have the courage to pursue them.
~ Walt Disney

Related posts:

  1. Kejarlah Mimpi
  2. Keluarga dan Bisnis
  3. Kedamaian Yang Terlupakan
  4. Sikap Yang Salah
  5. Kegagalan

Action dan Mimpi

Posted on: 17st juni 2010 by: kim raden seoull

Untuk mencapai kesuksesan, kita jangan hanya bertindak, tapi juga perlu bermimpi, jangan hanya berencana, tapi juga perlu untuk percaya.

To accomplish great things, we must not only act, but also dream; not only plan, but also believe.
~ Anatole France

Related posts:

  1. Hal Kecil
  2. Pemarah dan Bersabar
  3. Permintaan Tuhan
  4. Kunci Sukses
  5. Krisis Dalam Huruf Cina
Orang yg sabar melebihi seorang pahlawan.
Orang yg menguasai dirinya, melebihi orang yg merebut kota.

Suatu hari Adi naik Taxi nuju Bandara.
Sopir melaju pd jalur yg benar ketika tiba2 sebuah mobil hitam mewah keluar
dr tempat parkir secara ndadak tepat didepan kami.

Sopir Taxi nginjak pedal rem dalam2 hingga ban mobil berdecit & berhenti
hanya beberapa cm dr mobil hitam tsb.

Pengemudi mobil mewah itu keluarkan kepala dr jendela mobilnya sambil
njerit
& bersumpah serapah kearah mereka,
Sopir Taxi hanya tersenyum & lambaikan tangan kearah org tsb.

Adi benar2 heran dgn sikapnya yg bersahabat,
maka Adi bertanya,
"Mengapa Anda melakukannya ? Org itu hampir merusak mobil anda & bahkan
mungkin bisa mengirim kita ke RS.."

Saat itulah Adi belajar dr supir Taxi tsb,
mengenai apa yg kemudian Adi sebut "Hukum Truk Sampah"

Ia jelaskan bhw banyak org sperti Truk Sampah.
Mereka berjalan keliling mbawa sampah, seperti:
frustasi, kemarahan, kekecewaan, capek, lelah, putus asa.

Seiring dgn semakin penuhnya kapasitas truk itu, semakin mreka butuhkan
tempat u/membuangnya & seringkali mereka mbuangnya kpd Anda.

Jangan ambil hati,
Tetap tersenyum,
Lambaikan tangan,
Berkati mereka,
Lanjutkan perjalanan hidup anda.

Jangan ambil sampah mereka u/ kembali membuangnya kpd org lain yg anda
temui,
ditempat kerja, dirumah, didalam perjalanan ataupun kepada teman2 anda
sendiri.

Pesan moral,
Orang bijak tak akan membiarkan "Truk Sampah" mengambil alih hari2 mereka.

Hidup ini terlalu singkat dikala bangun pagi hanya u/ penyesalan.
Jadikan harimu begitu berarti bagi TUHAN & sesama !!

Kasihilah orang yg perlakukan anda dgn benar, berdoalah bagi yg
memperlakukan anda dgn tak baik.

INGATLAH,
Hidup bukan mengenai "menunggu badai berlalu", tetapi bagaimana belajar
"menari dalam badai"

Nikmatilah hidup yg dikarunia Allah & bebas dari truk sampah !!


my self

Puisi Kahlil Gibran tentang Anak, yang berjudul Your children are not your
children, sangat terkenal. Puisi ini mengajarkan dan menyadarkan kepada para
orang tua bahwa anak seharusnya tidak disetir sesuai kemauan orang tua, apalagi
dengan tangan besi. Paling tidak, harus ada ruang kebebasan bagi anak untuk
menentukan nasibnya sendiri. Orang tua hanyalah sebagai fasilitator.

ANAKMU bukan anakmu!

“Anak adalah kehidupan, mereka sekedar lahir melaluimu tetapi bukan berasal
darimu.
Walaupun bersamamu tetapi bukan milikmu, curahkan kasih sayang tetapi bukan
memaksakan pikiranmu
karena mereka dikaruniai pikirannya sendiri.
Berikan rumah untuk raganya, tetapi tidak jiwanya, karena jiwanya milik masa
mendatang, yang tak bisa kau datangi bahkan dalam mimpi sekalipun.
Bisa saja mereka mirip dirimu, tetapi jangan pernah menuntut mereka jadi seperti
sepertimu.
Sebab kehidupan itu menuju ke depan, dan tidak tenggelam di masa lampau.
Kaulah busur, dan anak-anakmulah anak panah yang melucur.
Sang Pemanah mahatahu sasaran bidikan keabadian.
Dia menentangmu dengan kekuasaanNya,
Hingga anak panah itu melesat, jauh serta cepat.
Meliuklah dengan suka cita dalam rentangan tangan Sang Pemanah,
Sebab Dia mengasihi anak-anak panah yang melesat laksana kilat
Sebagaimana pula dikasihi-Nya busur yang mantap”.

Terjemahan lain

Anak-anakmu bukanlah anak-anakmu
Mereka adalah anak-anak kehidupan yang rindu akan dirinya sendiri
Mereka terlahir melalui engkau tapi bukan darimu
Meskipun mereka ada bersamamu tapi mereka bukan milikmu
Pada mereka engkau dapat memberikan cintamu, tapi bukan pikiranmu
Karena mereka memiliki pikiran mereka sendiri
Engkau bisa merumahkan tubuh-tubuh tapi bukan jiwa mereka,
Karena jiwa-jiwa itu tinggal di rumah hari esok, yang tak pernah dapat engkau
kunjungi meskipun dalam mimpi
Engkau bisa menjadi seperti mereka, tapi jangan coba menjadikan mereka sepertimu
Karena hidup tidak berjalan mundur dan tidak pula berada di masa lalu
Engkau adalah busur-busur tempat anak-anakmu menjadi anak-anak panah yang hidup
diluncurkan
Sang pemanah telah membidik arah keabadian, dan ia meregangkanmu dengan
kekuatannya sehingga anak-anak panah itu dapat meluncur dengan cepat dan jauh
Jadikanlah tarikan tangan sang pemanah itu sebagai kegembiraan
Sebab ketika ia mencintai anak-anak panah yang terbang, maka ia juga mencintai
busur yang telah diluncurkannya dengan sepenuh kekuatan.
Hallo ....
my name is kim raden Seoul .....