UsaHa inI_

jika di hitung hitung mungkin kejadian itu tapat 1 tahun, kejadian yang menyenangkan sekaligus menyedihkan yang sempat membuat aku dan teman temanku Bertengkar hebat,Kompak, kadang nyesel semua”


***

hari itu cuaca cerah pada menjelang hari perpisahan di sekolah kami , aku berencana untuk membuat suatu karya atau kreasi yaitu drama,pertamanya sih aku ga yakin mengajukan dan mengajak teman sekelasku , tapi aku tetap bertekad

hai pengumuman sebentat lagi ini kita perpisahan bagaimana kelas kita menampilkan teater saja untuk memeriahkan perpisahan itu”...

Keadaan begitu sunyi mereka malah asyik sendiri mengobrol dan menghiraukan ku

aku dah pasrah mungkin ide ku ini tak menarik dan tiba tiba salah satu temanku berbicara setuju dan kontan saja mereka semua ikut setuju “kita mau tampil , tapi naskah drama mana kita ga punya ide yuk membuat naskah kalau masih 3 hari ini naskah belum ada kami enggan mengikutinya” ujar salah satu temanku itu.

Aku termenung sejenak memikirkan perkataan tadi tapi dengan mereka menyanggupi ide ku itu semangatku semakin berkobar aku bertekad bahwa aku bisa membuat naskah drama yang kebetulan itu salah satu hobiku juga “aku yang membuat naskah bagaimana?..” ujarku pada teman teman

merekapun menyetujuinya.

Huh... kudu kerja Extra untuk hal ini” keluh ku tapi aku tak boleh mengeluh sebelum mengerjakan nya

semalam suntuk aku membuat naskah drama ini , kopi sudah 3 gelsa ku teguk tapi aku tetap saja mengantuk

aku ga boleh tidur kalau belom beres”ujarku dalam hati untuk menyemangatii diri ku sendiri

Ah... akhirnya beres juga naskahnya”Ujarku sungguh lega dan ketika ku melihat jam dinding yang mengantung tepat di atas meja belajarku yang saat ini ku pakai membuat naskah

telah menunjukan jam 02.00 dini hari “aw.... aku belom tidur , besok aku harus sekolah”gegasku sambil menuju tempat tidur yang empuk dan nyamank lupa akupun berdo'a untuk tidurku dan untuk keberhasilanku uhm luamayan lah aku belajar menjadi sutradara kecil kecilan gituu selain itu ya hobii ku kadang membuat naskah drama sejak smp aku menggeluti hobi ini yah kalau di hitung hitung sudah 6 naskah yang telahku buat dan ku tampilkan bersama rekan rekanku yang lain dan alhasil semua sukses makanya aku ingin mengulangi kejayaan ku itu sekarang



***

Hari ini ke telah selesai membuat naskah dan akan ku perlihatkan pada teman temanku

hai aku sudah bikin naskah nya niih yang mau baca sekalian kalian mengoreksi apabila ada kejanggalan atau yang kurang tambahkan saja jangan sungkan sungkan”.

uhmmppp mau jadi kita biki teater ini kan kita ini harus mengikuti audisi terlebih dahulu kalau mau tampil di acara ini” ujar teman ceweku,

sudahlah jangan ikutan saja”ujar temanku yang lain

tapi kalau kita tidak menampilkan apa apa kit adi jemur dan di denda”ujar sang KM

aku termenung lagii “sudahlah kita coba saja asyik asyikan ini”ujarku menyemangati meraka termasuk aku sendiri



kapan di adakan audisi nya”tanyaku pada feby temanku ini

lusa”ujarnya dengan tampang lugu dan centil

aku tersentak kaget “berarti kita harus kerja extra dan lebih serius” ajakku

Tugas kerja di bagikan dan peranpun di bagikan

temanku ini pintar sekali mendubing lagu makanya aku menyuruh dia mendubing lagu untuk drama dan mereka sepakat , bell pulang pun berderingg itu tanda nya aku harus memulai pekerjaanku aku beserta helmi,fikri,pampam,dan oppik pergi ke rumah fikri untuk mendubing lagu ini

uh waktu pun terus berlalu siangpun berganti menjadi malam

kita sudahi saja pekerjaan nya di lanjut besok sudah malam”

merekapun tak mau dan ingin tetap melanjutkannya aku bangga sekali akan usaha mereka yang begitu sangat antusias, hari semakin larut aku haru pulang dan merekapun ikut pulang,

Esok harinya adalah h-1 uh perlengkapan belum di beli sama sekali mana sekarang guru masuk semua tak ada yang kosong aku beserta erni dan oppik berencana tuk ijin pada saat jam pelajaran untuk membeli keperluan ini karena ku pikir ini pun untuk sekolah, aku melangkah perlahan ke depan kelas untuk meminta ijin\suasa begitu hening karena gru yang satu ini cukup killer aku tak takut setelah aku membujuk yang ku keluarkan rayuan rayuan ku alhasil kami di ijinkan tapi kami hanya di beri waktu hanya 3 jam saja

kamipun bergegas pergi ke passar untuk membeli perlengkapan itu semua telah di beri kami masih punya satu jam lagi kamipun berniat untuk konsultasi dulu masalah drama ini kepada kakanya oppik karena ia seorang mahasiswi tingkat tengah si STSI bandung setelah semua beress kosultasinya kami menuju sekolah kembali sungguh lelah sekali,

bagaimana kalau kita pulangnya ke rumah fikri kembali untuk melanjutkan pekerjaan ini”ujar erni memberi usul aku setuju dan semuanya pun setuju

Bell pulang kembali terdengar kami tanpa basa basi pergi kerumah fikri “uh orang sebanyak ini emang cukuo di tampung di rumahku?”tanya ia “pasti bisaa”jawabku tanpa basa basi dikit ko orangnya cuma ada 30 orang hehe..... mereka dengan semangat mengerjakan tugas laki laki membuat dubingan lagu , ada yang membuat sayap sayapan, tongkat peri , tongkat nenek sihir dan ada pula yang memasak

uh kita ini semua seperti keluarga sangat kompak dan harmoniss aku sendiri mengontrol semua dan membantu tentunya waktu sudah menujukan 18.00 “uh udah magrib kita istirahat dulu”ujar salah satu temanku

makanan sudah matang siap untuk di santap”ujar pipit temanku yang gendut ini dengan berlepotan makanan iya menyiapkanya untuk kita

uh makan malam kita santap dengan nikmat sedau gurau tak terlewatkan di antara kami, kompak banget setelah beres makan kami solat magrib secara bergantian

dan mekanjutkan kembali membuat perlengkapan

tak terasa waktu itu sudah cukup larut malam jam 21.00 malam uh tak terasa kamipun pulang tapi aku dan teman cowok ku lain nya tidak pulang dulu karena dubing lagu belum selesai

gak kerasa siih soalnya kita kerja sambil sendau guraw jadi heavan aja”ujar salah satu teman ceweku

mereka pulang ada yang di jemput pacarnya, aku mendapat telpon dari orang tuaku menanyakan mengapa aku belum pulang , teman cowok yang lain berencana untuk menginap sedangkan aku tidk bisa karena keluargaku cukup menganut kedisiplinan makanya aku tak di perbolehkan menginap di rumah orang lain cukup keel emang tapi apa boleh buat peraturan di buat untuk di patuhi akupun pamit pulang,

uh nyampe rumah juga, semoga ga di marahin”ujarku dalam hati,ku ketuk pintu pelan pelan lalu masuk rumah langsung saja aku masuk kamar karena kami sepakat besok datang lebih awal yaitu jam 5 pagi aku pun tidur lebih awal





KRINGGGGG!!!! “uhg berisiiik”, begitu ku lirik jam yang masih berselimut tebal dan betapa kagetnya ketika ku lihat jam beker telah menunjukan pkul 05.00 “gawat terlambat”ujarku langsung ke kamar mandi,

uh sepi begini sekolah”gumamku dalam hati samapi sampai langkahku sendiri terdengar

begitu sampai kelas betapa kagetnya ternyata masih kosong, ku coba menghubungi seluruh temanku itu

tapi sia sia semua tak ada yg merespon begitu kesal dan jengkel nya hatiku ini dengan tingkah laku teman teman ku ini, menunggu smpai jam 07.00 baru lagh mereka berdatangan dengan berbagai macam alesan

alah alesan klasik”ujarku sebari kesal , v tak apalah aku memaapkan disnii kita jangan saling ego makanya aku mengalah, “waktu kita cuma 5 jam, apa mngkin bisa kita tampil sempurna”Ujar temanku erni

mudah mudahan bisa asalkan kita serius” ambi menjawab pertanyaan erni tadi,

hah istirahat pertama kita latihan oke”ujarku penuh semangat “oke” jawab mereka serempak

kamipun melaksanakan pembelajaran dahulu setelah bel istirahat berbunyi kami pun latihan meskipun kacau balau kita tetap latihan , latihan kitapun terpotong oleh bel masuknya belajar siang itu 3 jam sebelum audisi

aku dan semua temen cowoku itu pun melaksanakan solat jum'at terlebih dahulu karena kebetulan hari itu hari jum'at , betapa kagumnya aku mendengar bahwa para cewek latihan dan mempersiapkan semuanya uh waktu itu kita lat, ada yang mengedor pintu sangat keras ternyata itu ketua osis dia melarang kita tuk siap siap karena kami harus ekskul terlebih dahulu, uh karena kami anti ekskul yah kami tidak mematuhi peraturann kejadian itu pun berlangsung kami siap siap sangat buru buru ada yang ilang inilah itulah

berbagai macamm uh riweuh pokonya, kamipun telah mendapat no urut kami no 3 ini yg tampil no 2 oh my god betapa keras detak jantungg ini kaya mau copot v jangan dlu karena ini puncak kami harus menunjukan yang terbaik, makeup dan costum telah selesai kami keluar kelas uh ternyata di luar telah bnyak siswa siswi kami melangkah demi langkah tak ada seorangpun yg tidak melihat kami , kami seketika menjadi pusat perhatian yailah bukan nya sombong kelas kami itu kelas eksklusif dan sorotan kami pun telah berada di luar ruang audii begituu deg degan hati ini , setelah itu kami memainkan teater dengan sebaik baiknya tak ada cacat sedikitpun yang aku terharu semua penonton sangat antusias bahkan sampai ada yg berebut tempat duduk karena ingin melihat kami, tepuk tangan sorak dri penonton semakin membuatku semangat begitu juga tman tmanku yang lain nya, pertunjukan pun selesai semua bahagia semua menikmati malah seorang juri memberi jempol pada kami yah kamipun menunggu keputusannya karena keputusan nya itu di umumkan pada malam hari dan kita sudah terlalu lelah akhirnya kami pulang dan membiarkan pengumuman itu

ke esokan hari nya aku mendapat kabar yang tidak enak yaitu teater kami tidak lolos audisi, betapa kagetnya hatiku ini seperti tersambar petir di siang bolong, aku melihat raut kecewa di wajah temanku

melihat ada yang marah marah ingin membakar semua properi hatiku pun kesal, akhirnya aku paksakan diri dan beranikan diri aku mendatangi guru yg sebagai juri tersebut aku menanyakan mengapa kita tak lolos

bukan nya kita tidak mau menerima takdir dan keputusan tapiaku hanya ingin tahu mengapa kita tidak lolos

akhirnya guru itupun menjelaskan padaku dia berkata semua juri ,guru kesenian sangat memuji teater kalian akan teapi kami mendapat tugas dari kepala sekolah bahwa di sekolah ini tidak boleh menampilkan pertunjuakan modern ug boleh itu tradisional seperti calung begitu, “tapi ibu sangat suka teater kalian rencananya ibu mau tampilkan teater kalian di lapangan sebagai contoh teater terbaik”ujar guru itu

karena aku dan semua teman ku kesal karena merasa tidak di hargai usaha yang kami lakukan kami menolak permintaan itu dan kami berusaha sabar dan tegar.


Hahahaha kelar juga ngetiknya cerpen ini di buat waktu 2009 v baru aku mau mengetik dan memasukan nya ke blog , ini adalah cerpen pertama saya pada thun 2009 hahahah maap yah klo ada bahasa yg kurang

karena saya penulis amatir hehhehe dan cerpen pertama

saya akan belajar terus.


0 Responses